Bawang Tirto Mulyo – Hari Senin, 22 Juli 2024 pada pukul 13.00 WIB sd selesai, Kampung Bawang Tirto Mulyo melaksankan acara Rembuk Stunting di Gedung Serbaguna (GSG). Acara ini dihadiri oleh Camat Banjar Baru Beserta perangkatnya, Kepala Kampung Bawang Tirto Mulyo beserta perangkatnya, Ketua BPK, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa, Babinkabtibmas, Perwakilahn Puskesmas Banjar Baru, Kader KPM, Kader Posyandu, Perwakilan TP-PKK, Ketua RK dan RT serta Perwakilan Karang Taruna.
Stunting adalah kondisi serius pada anak yang ditandai dengan tinggi badan anak di bawah rata-rata atau anak sangat pendek serta tubuhnya tidak bertumbuh dan berkembang dengan baik sesuai usianya dan berlangsung dalam waktu lama. Stunting terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun. Kekurangan gizi pada usia dini meningkatkan angka kematian bayi dan anak, menyebabkan penderitanya mudah sakit dan memiliki postur tubuh tak maksimal saat dewasa.
Rembuk stunting merupakan gambaran pertemuan atau forum diskusi yang diadakan untuk membahas dan merumuskan strategi bersama dalam rangka mengatasi masalah stunting di suatu wilayah untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antara penanggung jawab layanan Pemerintah atau masyarakat.
Dalam acara tersebut Ibu Gandis Verlina memaparkan data stunting di Desa Bawang Tirto Mulyo. Mereka menjelaskan kondisi terkini, faktor penyebab, dan dampak jangka panjang dari stunting. Analisis ini memberikan gambaran yang jelas tentang urgensi penanganan stunting dan pentingnya intervensi yang tepat sasaran.
Setelah memaparkan data Stunting yaitu sesi diskusi dibuka untuk menggali ide dan solusi dari berbagai pihak yang hadir. Kader posyandu dan tenaga kesehatan berbagi pengalaman serta tantangan yang dihadapi dalam upaya pencegahan stunting. Warga desa juga aktif berpartisipasi dengan memberikan masukan dan usulan program yang dapat dijalankan.
Kegiatan Rembuk Stunting di Desa Bawang Tirto Mulyo diharapkan dapat menjadi titik awal yang kuat dalam upaya bersama mengatasi masalah stunting. Kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat menjadi kunci sukses dalam mencapai tujuan ini.
Dengan semangat kebersamaan dan langkah nyata yang telah dirumuskan, Desa Bawang Tirto Mulyo optimis dapat mengurangi angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.